Alhamdulillah. Mungkin sudah lebih dari ke-1000 kali nya saya mengucapkan kata ini. Yah hari ini tanggal 26 MEI 2012 adalah titik balik saya dari seorang siswa sekolah mengengah atas menjadi seorang mahasiswa yang mengemban tanggung jawab lebih besar untuk belajar sesuatu yg bisa di aplikasikan ke masyarakat demi kemajuan bangsa. Yah, sesuai post saya sebelumnya pilihan saya memang tertuju pada Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB. Hari ini saya mendapatkannya dengan jalur tercepat yang bisa didapatkan, sekaligus jalur dengan penilaian yang hanya berdasarkan nilai rapot semester 3,4,5 saja, yak jalur undangan. Sebetulnya saya agak kurang setuju dengan jalur yang satu ini walaupun pada hari ini saya di untungkan dengan jalur itu, ya karena siswa yang sudah yakin akan mendapatkannya cenderung hilang motivasi untuk belajar jika dia sudah mengetahui peringkat undangan di sekolahnya, ini juga terjadi pada beberapa teman saya. Juga tentang fakta bahwa seperti adanya dongkrakan nilai dari guru semua mata pelajaran untuk beberapa siswa, dalam artian semua siswa di semester 5 sepengamatan saya akan lebih mudah mendapatkan nilai yg signifikan tinggi dibanding dengan semester sebelumnya jika dia menjaga hubungan baik dengan gurunya, yah memang seperti tidak ada yang salah sih tapi anda akan merasa ganjil kalau menjalaninya.
Tapi seperti yg saya sering bilang sebelumnya, saya jujur tidak puas sampai saya mendapat yang betul betul saya inginkan. Sekolah di Jepang adalah impian utama saya !!.
Sudah lama saya tidak posting disini, yah karena kesibukan saya yang tidak bisa di tolerir tentu nya, terutama kesibukan saya dalam memperdalam makna sebuah kegagalan yang datang nya ber tubi tubi. Biar saya ceritakan dengan gambalang, bahwa saya gagal di Tes NTU yang diadakan pertengahan Februari, yah memang tahun ini sangat sedikit sekali kalau dibanding tahun lalu, tapi tetap saja saya menyesali nya walaupun akhir nya saya bisa belajar sedikit dari kegagalan saya itu. Saya belajar terutama tentang cara meng-organisir diri sendiri. Jujur saya sebelumnya adalah orang yang sangat sulit untuk berkomitmen pada jadwal yang telah saya buat sendiri. Bulan Januari lalu saya membuar jadwal yang seakan akan saya sendiri sudah tau kalau saya tidak bisa menyanggupinya 100%, tapi waktu itu saya telah berkomitmen bahwa setidaknya 50 % nya akan saya laksanakan. Tapi nyatanya banyak waktu yg terbuang untuk sesuatu yg saya anggap bisa saya lakukan nanti nanti, contohnya: Nonton film kesukaan. Yah karena hal itu juga waktu saya banyak yg terbuang sia2. Tapi tidak dengan sekarang, saya menyadari kalau dalam suatu perencanaan kita juga harus mengerti segala aspek dari sesuatu yang kita atur. Contoh nya untuk seorang bos disuatu persahaan mutlak pentingnya untuk mengetahui kemampuan bawahannya. Seperti itulah saya sekarang, telah berusaha mempelajari semua potensi yang dimiliki yang nantinya akan saya manfaatkan semaksimal mungkin untuk perkembangan pribadi. Juga dengan cara itu saya bisa meng-organisir diri saya dengan cara yang lebih manusiawi. :D, yah intinya dengan kegagalan saya pasti akan mempelajari sesuatu. Tapi tidak semua kegagalan bisa dipetik suatu pelajaran, tapi kegagalan yang sebelumnya saya sudah usahakan dengan sepenuh kekuatan yang akan memberikan pelajaran terbaik pada saya, yah inilah kehidupan. Kehidupan siswa kelas 3 SMA yang terombang ambing arus ketidak pastian, yaitu masa depan.
---------------------------------------
Out of topic, besok saya akan melaksanakan tes awal untuk beasiswa mitsui-bussan. Program beasiswa ke Jepang yang dari dulu saya impikan.
Sebelum tes besok tadi saya menyempatkan pergi ke panti pijat tuna netra untuk menyegarkan pikiran, guna memaksimalkan usaha di hari H.
yah intinya, doakan saya untuk besok ya teman2 ! :D
頑張って下さい !!!
Introduce you !!
Mr. Gane-san !










